CARA MEMBUAT SIM POLRES KABUPATEN BANDUNG
Salam Hangat,
Kali ini saya akan berbagi pengalaman membuat SIM di Kantor Polres Bandung (Soreang)
Untuk rekan rekan yang KTP nya berdomisili di wilayah Kabupaten Bandung tentu harus membuat SIM (A,BI,BII,C atau D) di Polres Bandung dengan syarat usia minimal harus 17 tahun.
Sebelum anda pergi ke Kantor Polres Bandung sebaiknya simak dulu tips2 dari saya untuk bekal ke sana biar kemungkinan dapet SIM nya lebih besar he he…
NEMBAK…???
Saya sarankan jangan dulu sebelum mencoba bikin SIM murni karena nembak dan ngga tetep aja kita harus datang ke Kantor Polres, lagipula biayanya jauh lebih murah kalo tidak nembak.
Ini dia Tips2nya….
Untuk yg akan bikin SIM C sebisa mungkin sudah menguasai motor sendiri, sekali2 ada bagusnya pinjem motor temen atau sodara karena nanti di Polres Bandung motornya pake punya Polisi, belajarlah jalan zigzag kedepan (untuk penanda bisa pake batu 5 atau 6 buah jarak antar batu kurang lebih 1 meter), kemudian berjalanlah membentuk angka 8 bolak balik sampe lancar lalu latihan lagi dengan jalan lurus lalu belok tajam ke kiri atau kanan sehingga membentuk hurup U (selama latihan tadi kaki jangan nyentuh tanah ya). untuk latihan ujian teori bisa cari kisikisi soal ujian sebanyak mungkin di internet.
Untuk yang bikin SIM A latihannya adalah parkir parallel (membujur jalan) sama parkir seri (melintang jalan mudah kok… yang agak sulit adalah berjalan di tanjakan terus kita berhenti beberapa saat ditanjakan tersebut kemudian maju lagi kedepan (tanjakannya ± 30-45 derajat), seandainya mundur lagi gagal deh.
Setelah kita merasa sudah cukup bekal barulah pergi ke Kantor Polres Bandung, jangan lupa siapkan persyaratan administrasinya yaitu ;
- Jika KTPnya udah E-KTP cukup Foto copy KTP 2 lembar dan KTP aslinya dibawa
- Jika KTPnya masih yang manual harap bawa Kartu Keluarga yang asli dan foto copy masing2 2 lembar, jika sudah punya surat keterangan dari Dinas Kependudukan bawa yang asli dan foto copi 2 lembar. Jadi yang belum punya Surat Keterangan dari Dinas Kependudukan ga usah bikin dulu cukup bawa fc KTP dan KK dan yang aslinya dibawa.
- Siapkan uang untuk biaya bikin Surat Keterangan Sehat Rp. 30.000, biaya Cap sidik jari (manual) Rp. 35.000 serta biaya SIM nya sendiri Rp. 125.000 untuk SIM C dan Rp. 150.000 untuk SIM A. saya saranin bawa uang lebih buat jaga jaga….
Setelah semuanya siap, berdoa dan berangkaaat……..
Dulu untuk membuat SIM cukup datang ke Kantor Polres Bandung d jalan Bhayangkara Soreang, sejak Tahun 2016 lau udah pisah tidak lagi di Kantor Polres Bandung tapi di belakang Kantor Polres Bandung tepatnya di jalan Citaliktik (kalo dari arah Soreang kita mesti lewat jalan Bhayangkara dikit setelah jembatan belok kanan, kalo dari arah Banjaran sebelum jembatan dan sebelum jalan Bhayangkara belok kiri ada plang biru tulisan PENGURUAN SIM bla bla bla…) masuk jalan situ nanti ada gapura komplek cinanjung kalo ga salah ;\lupa” lurus aja kira kira 1KM nanti ada petunjuknya kok……..
Begitu masuk ada loket karcis otomatis kayak di Mall, simpan kendaraan kita ditempat parkir yang sangat luas (usahakan jam 7.00 WIB kita sudah nyampe biar antreannya tidak terlalu panjang).
Awal masuk pintu area diminta nunjukin KTP asli lalu dikasih semacam id card bertuliskan PESERTA UJI NYALI….. eeh SIM untuk digantung dileher, yang nganter harus nunggu di area parkir (ada tempat duduknya kok) kecuali sama2 nunjukin KTP biar dikasi id card juga jadi bisa masuk he he…
Setelah dapet id card langsung aja masuk menuju tempat pemeriksaan kesehatan, ambil foto copy KTP lalu tancepin di paku deket pintu nanti nama kita dipanggil, bila udah selesai bayar Rp.30.000 (Januari 2017) kemudian masukan foto copy KTP sama hasil pemeriksaan kesehatan kedalam map lalu serahkan ketempat pengambilan sidik jari nanti dipanggil untuk ngisi formulir jika sudah serahkan lagi ke situ nanti dipanggil lagi untuk pengambilan sidik jari tangan kiri dan kanan lalu bayar Rp. 35.000. Bila sudah serahkan map yang berisi fc KTP,KK (bagi yang blm E-KTP) ,Surat kesehatan,dan keterangan sidik jari ke loket pendaftaran deket ruangan sidik jari, biarin map disitu kitamah langsung aja ke ruang tunggu ujian teori nanti juga dipanggil.
Dalam ruangan ujian teori disediakan bangku mirip bangku kuliah, ada sebanyak ± 6 baris masing2 baris ada 10 bangku (kalo g salah) dan di masing2 bangku ada 1 panel dengan 4 buah tombol (A, B, C, reset) didepan disuguhkan 1 layar lebar (kayak mau nonton dibioskop) layar tersebut berasal dari komputer yang dibagi 2 berisi soal-soal ujian teori untuk SIM C (bagian layar kiri) dan ujian SIM A (layar bagian kanan) kita duduk dibangku sesuai absensi petugas, hati-hati jangan sampe salah duduk he he….
Sebelum ujian teori dimulai kita diberi penjelasan oleh petugas yang intinya untuk yang bikin SIM C harus menajawab pertanyaan bagian SIM C dan untuk SIM A harus menjawab pertanyaan bagian SIM A, masing-masing pertanyaan diberi waktu ± 1 menit untuk 1 soal. Ada 30 soal yang ditanyakan dan kita harus menjawab minimal 60% jawaban kita benar, kurang dari itu GAGAL dan berkas dikembalikan…..lalu harus kembali lagi 14 hari kemudian untuk mengulang ujian (naaah jika nanti 14 hari kedepan tidak memungkinkan sedangkan kita sangat perlu banget SIM maka disinilah kesempatan untuk minta bantuan (call the friend atau fipty-fipty ha ha ha…), namun tunggu sampe peserta yang lain keluar barulah kita minta tolong mudah-mudahan ada yang mau, tentu biayanya tidak semahal biaya nembak diawal, ada selisih lumayan buat beli cendol…
Seandainya ujian teori lulus, kita langsung menuju tempat ujian praktek yang tempatnya dilapangan deket situ. Untuk ujian praktek SIM C disediain 3 bh motor (metik, bebek manual dan motor gede yang pake kopling tangan) kita tinggal pilih yang mana yang sreg, sedangkan untuk ujian praktek SIM B disediain 1 bh mobil mirip grand max.
Ujian praktek SIM C meliputi ujian jalan zig-zag, jalan diangka 8 serta jalan di hurup U sedangkan ujian praktek SIM B meliputi parkir seri, parkir parallel dan tanjakan-turunan.
Jika lulus selanjutnya kita disuruh ke loket 2 (nanti dipanggil) untuk bayar biaya SIM (SIM C Rp.125.000 dan SIM A Rp. 150.000) tandatangan di kertas selembar dan dikasih nomor antrian pemotretan serta ngisi formulir, jika sudah serahkan berkas dalam map tersebut beserta formulirnya ke loket 3, sedangkan lembar tandatangan dan nomor antrian kita pegang. Selanjutnya kita nunggu di depan ruang foto untuk dipanggil berdasarkan nomor antrian.
Didalam ruangan foto kita diminta menyerahkan lembar tandatangan tadi lalu di dibacakan identitas kita (dengarkan dengan seksama agar tidak ada kesalahan dalam pencetakan identitas di SIM nanti) kemudian sidik jari dan terakhir di foto.
Sampai tahap diatas kita tinggal nunggu dipanggil, jika nama kita disebut artinya SIM kita sudah selesai.
Selamat SIM sudah jadi.
Catatan saya, dari proses awal hingga akhir pembuatan SIM di Polres Bandung dari pelayanan hingga fasilitas yang disediakan, saya acungi JEMPOL DUAbuat Polres Bandung (kecuali pada saat ujian teori karena 1 layar untuk semua peserta, tidak seperti di Polwiltabes 1 komputer untuk satu peserta jadi lebih tenang ngisi dan lebih pede he he).
Demikian cara pembuatan SIM di Polres bandung (Soreang).
Artikel selanjutnya saya akan bahas cara pembuatan SIM di Polwiltabes Bandung berdasarkan pengalaman yang saya alami haha







Tidak ada komentar:
Posting Komentar